A DAY TO REMEMBER …
06 Oktober 2010 … aku mengenalmu , aku mengagumimu , aku dapat nomor ponselmu , aku menghubungimu tanpa sengaja , kau mengirim pesan untukku , kita smsan , kau meresponku , kau perhatian , kau menyenangkan , dan aku bahagia
13 Oktober 2010 … aku menyatakan perasaan sayangku padamu tanpa mengharap apapun darimu , kau memintaku untuk jadi kekasihmu , aku menerimamu , kita resmi menjadi sepasang kekasih , dan aku makin bahagia
15 Januari 2011 … kau kepergok jalan berdua bersama perempuan lain , aku tak bisa menahan emosi , kau mengakhiri hubungan kita , aku terluka sejadi-jadinya
16 Januari 2011 … kau memintaku untuk kembali padamu , aku sangat bahagia dapat kembali padamu
20 Februari 2011 … kau mengulang kesalahan yang sama , namun emosiku masih bisa kutahan , dan kita masih bersama walaupun aku tak dapat semudah itu mempercayaimu
26 Maret 2011 … kita terlibat satu konflik dengan seseorang yang ternyata adalah perempuanmu selain aku , kita bertengkar hebat , kau tak dapat berkata apa-apa , aku bertengkar hebat dengan perempuan tak punya harga diri itu , kau hanya diam , akhirnya kita berbaikan , dank au meminta maaf padaku
12 Mei 2011 … kau berdoa agar Tuhan selalu menyatukan aku dan kamu
16 Juni 2011 … kau meminta maaf padaku untuk kesalahanmu selama tiga hari sebelumnya , pertama kali kau memberanikan diri untuk melakukan sesuatu yang aku anggap sebagai tanda cintamu padaku , aku tak tahu harus bahagia atau malah berduka
18 Juli 2011 … terakhir kali kita bertemu di tahun ajaran lama , kita berpisah karena kau akan pulang ke kotamu , kau tak sempat berucap kata perpisahan , kau hanya memberiku tanda itu lagi , namun aku tetap tersenyum karena aku yakin kau akan kembali untukku
19 Juli 2011 … pertama kalinya kau mengucapkan bahwa kau tak akan pergi dariku , aku makin bahagia dan makin mencintaimu
Minggu pertama liburan sekolah … komunikasi kita masih berjalan sangat normal , dan kita masih dalam fase bahagia …
Minggu kedua liburan sekolah … kau mulai berucap yang tidak kuinginkan , namun akhirnya bisa kau sangkal …
Minggu terakhir liburan … kau mulai jarang mengirimiku kabar , kau menghilang dengan begitu cepatnya …
16 Juli 2011 … seminggu kita bertemu di tahun ajaran baru , namun tak sekalipun kita bertegur sapa , tak sepatah kata pun terucap dari bibir manismu , aku rela menunggumu keluar dari jam 12.30 sampai dengan pukul 15.00 , hanya untuk menunggumu , hanya untuk melihatmu , tanpa berharap kau mengucap apapun , akhirnya berkat kegigihanku kau datang menghampiriku , kita berbicara sekitar 15 menit , dan kau memelukku untuk yang terakhir kalinya … aku sedikit lega
21 Juli 2011 … kau menghilang lagi , ketika aku mendapati pesan darimu , kau malah mengakhiri semuanya , tanpa aku sempat berkata apapun , tanpa aku sempat mengucap selamat tinggal padamu , aku tak bisa menangis , aku sangat kecewa denganmu
Sampai sekarang …
Aku benar-benar masih sangat menyayangimu , aku bahkan merindukanmu , sangat merindukanmu. Aku tak habis pikir , apa yang telah meracuni pikiranmu? Apa yang kau pikirkan saat ini? Aku tidak butuh cinta , yang aku butuhkan hanya seuntai kasih sayang tulus darimu. Dimana janji-janjimu itu? Aku bahkan tak sempat mengatakan apa-apa padamu. Kau pikir aku bodoh? Ini memang yang terbaik bagimu. Tapi maaf, ini adalah yang paling buruk untukku! Aku telah mati-matian mempertahankan ini semua demi kita. Aku telah mempercayaimu. Kau mungkin bukan yang pertama untukku, tapi aku selau berharap kau bisa menjadi yang terakhir dalam hidupku. Aku hanya tak rela dan tak ingin melihatmu bersama perempuan lain yang tak layak untukmu. Aku tahu kau diciptakan untuk menjadi seseorang yang baik. Aku tak ingin kau tersakiti. Sungguh …
Aku bisa tersenyum. Aku bisa tertawa dengan sangat lepas. Tapi tidakkah kau melihat duka dalam hatiku? Setiap ada kamu, bulir air mataku mendesak keluar, tapi aku melarang mereka. Aku tak mau terlihat lemah di hadapanmu.
Aku sudah lelah seperti ini. Aku ingin kau melihat ini. Entah bagaimana caranya.
Aku hanya ingin berbicara saja padamu. Jika saja aku diberi satu kesempatan saja untuk menjelaskan semuanya, semua ini tak akan pernah terjadi.
Kau tahu?
Aku benar-benar merindukanmu saat ini. Aku kembali menahan air mataku. Sangat sulit untuk menjatuhkan air mata demi kamu. Aku masih sangat mengharapkanmu. Apa aku salah melakukan ini?
31 Juli 2011 besok …
SELAMAT ULANG TAHUN … SEMOGA BAHAGIA DAN SEHAT SELALU …
Aku pernah berjanji akan memberimu hadiah di hari ulangtahunmu itu. Aku sangat ingin merealisasikannya. Tapi apa kau mau menerimanya? Maka aku berpikir lebih dalam lagi.
Biar aku simpan dalam memori.
Kau …
Terindah…
Dan akan selalu menjadi yang terindah…
Dalam hidupku…
Terimakasih untuk kasih yang kau berikan selama 9 bulan kebersamaan kita.
Kembalilah padaku jika kau ingin aku kembali padamu.
Jangan kau pikirkan aku akan pergi darimu.
Tidak…
Aku tidak akan pergi…
Aku tetap menunggumu dengan kesetiaanku…
Jika kau sempat membaca ini, aku sangat berterimakasih.
13 OKTOBER 2010 --- 21 JULI 2011
-ended-
A DAY TO REMEMBER