I made this widget at MyFlashFetish.com.

W E L C O M E

welcome to my fun parade
welcome to my fun world
welcome to my life
enjoy it

let's play !

let's play !
have to be happy

Senin, 06 Februari 2012

L'AILE D'ANGE ~~ Part I

Author         : Nurtiana Elma Rosyada a.k.a Kim Yoo Gi
Casts :
  • Kim Yoo Gi
  • Kim Jae Joong
  • Another casts will be added if they’re needed =D
 Yaaaaa!!! Ini FF pertamaku lhooo :D mianhae kalo agak aneh, maklumi saja karena belum kebiasaan :”> semoga bisa selesai sebelum ujian nasional dan semoga nggak ganggu waktu belajarku amiin... suka nggak suka tetep LIKE THIS yoo :P then, just enjoy this one! ;)
--~~~--

“Yoo Gi-ah! Yoo Gi-ah! Cepatlah keluar!”
“Aku sakit perut, oppa. Tunggulah! Aduuuhh!” teriakku dari dalam kamar mandi.
“Ya! Kau ini, cepatlah! Aku punya kabar gembira! Ppali ppali!” Jaejoong oppa masih saja meneriakiku dari luar.
Kabar gembira? Aish~ apa gerangan itu? Aku memang penasaran. Tapi rasa penasaranku benar-benar kalah jauh dengan rasa kebeletku :s
“Ne, tunggu saja, oppa! Bersabarlah!”
10 menit kemudian aku keluar dari kamar mandi dan...
“Yoo Gi-ah! Lihatlah ini!” Jae-oppa langsung menarik tanganku dan memperlihatkan apa yang sedang terpampang di iPadnya.
“MWO????!!! JINJJAAA?!?!?!?” aku syok sejenak, mati rasa.
“Yoo Gi-ah! Ini kenyataan!!! CHUKKAE, SAENG!!” oppa langsung memelukku girang.
“Oppa! Aku masih tidak percaya! Ani! Ne! Aku percaya sekarang. Ok. Aku akan ganti baju lalu kita harus merayakan ini, oppa!” aku melepas pelukannya dan langsung lari ke dressroom sampai aku tak melihat ternyata ada tumpahan susu di lantai yang membuatku terpeleset. Aku berteriak sebentar lalu segera bangkit dan melanjutkan perjalananku menuju dressroom (?)
Ya. Kabar gembira tadi adalah aku diterima di SMA favorit di kotaku. Betapa tidak? Untuk masuk menjadi siswa di sana bukan suatu hal yang mudah. Bayangkan saja, soal ujian masuk yang tempo hari aku kerjakan tarafnya sudah seperti taraf olimpiade tingkat nasional. Beruntung sehari sebelumnya aku lembur mencari mengumpulkan dan mengerjakan soal-soal yang kudapat dari berbagai situs di internet. Oh iya. Namaku Kim Yoo Gi. Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara. Jadi, bisa disimpulkan bahwa aku adalah anak terakhir. Aku punya seorang kakak laki-laki, Kim Jaejoong. Jarak usia kami cukup jauh. Usiaku sekarang masih 14 tahun sedangkan Jaejoong oppa sudah 22 tahun. Oppa baru saja lulus dari Universitas Tokyo dan sekarang sudah bekerja di perusahaan terbesar di Korea. Oppa sangat jenius. Dulu waktu ia baru duduk di semester 3 sudah ada 3 perusahaan besar yang menawarinya pekerjaan. IQnya juga tergolong tinggi. Dari kecil aku sudah tinggal bersamanya. 4 tahun yang lalu aku ikut oppa pindah ke Jepang karena oppa harus kuliah di Tokyo. Waktu itu aku baru mau masuk SMP. Dua bulan yang lalu setelah aku dinyatakan lulus dari SMP, aku dan Jaejoong oppa kembali lagi ke Korea karena oppa rindu dengan semua yang ada di sini. Aku sih ikut saja. Jelas sekali. Kalau tidak ikut dengan oppa, aku akan tinggal dimana dan dengan siapa? Bukankah aku ini anak kecil? Emm... Kalian pasti bertanya dimana orangtua kami? Hmm entahlah. Aku sendiri tidak terlalu memikirkan mereka. Karena aku pikir mereka juga tidak terlalu memikirkanku. Aku lebih nyaman hidup seperti ini bersama Jaejoong oppa. Mungkin karena dari kecil aku sudah tinggal bersamanya. Bahkan aku tak tahu dimana orangtuaku tinggal sekarang. Oppa lah yang tahu. Tapi aku benar-benar tidak ingin tahu. Aku juga tak tahu kenapa aku sebegini tidak pedulinya dengan orangtuaku. Mereka tidak pernah sama sekali menghubungiku, namun sesekali menanyakan kabarku kepada oppa. Yah, mereka masih sering mengontak Jaejoong oppa. Menanyakan kabar rumah, keuangan oppa, dan (kalau tidak lupa) kabarku. Aku dan Jaejoong oppa tinggal di apartemen yang cukup mewah peninggalan orangtua kami. Ah sudahlah. Yang penting aku sudah cukup bahagia hidup bersama Jaejoong oppa yang sangat menyayangiku.
“Oppa, aku sudah siap. Kajja!”
“Ne, kajja!” Oppa merangkulku. Kami menaiki mobil oppa yang rupanya sudah siap di depan apartemen.
“Oppa, kau tidak memberiku hadiah?”
“Mwo? Hadiah apa?”
“Aish~ oppa! Hadiah karena aku diterima di sekolah itu,” bibirku maju lima senti.
“Ya ya! Jangan manyun begitu. Ne, kau ingin oppa beri apa?”
“Hmm.. tidak mahal dan tidak sulit kok. Aku hanya ingin kalau aku sudah mulai masuk sekolah nanti kau mengizinkanku untuk berangkat sendiri naik bus kota atau kereta bawah tanah. Seperti anak-anak sekolah normal lainnya.”
“Ya! Kalau itu aku tidak bisa, saeng,” jawab oppa mengalihkan pandangannya ke jalan dan sibuk menyetir.
“Wae? Kenapa oppa? Aku ini kan sudah bukan anak kecil lagi. Oppa, kapan kau akan membiarkanku tumbuh bebas? Apakah tidak cukup selama ini aku sudah selalu patuh padamu walaupun aku selalu jadi bahan ejekan chingudeulku di sekolah? Oppa, aku sudah SMA. Percayalah aku akan bisa menjaga diriku sendiri. Kau juga tahu kalau akau bukan anak yang penakut dan cengeng. Jebal oppa,’ rengekku menarik-narik lengan bajunya.
Oppa mendesah pelan. Memang. Selama ini aku selalu pergi dan pulang sekolah bersama oppa. Aku tahu oppamemang khawatir. Tapi aku juga ingin sesekali merasakan kebebasan.
“Ya! Oppa, what if we make a deal?”
“What’s that?”
“Aku akan mencobanya satu bulan pertama. Kau boleh mengantarku sampai halte atau stasiun bawah tanah. Pulangnya aku akan menghubungimu ketika aku sampai di halte atau stasiun. Kau kan tetap bisa menjemputku. Setelah kau percaya bahwa aku bisa, kau bisa mempertimbangkannya lagi. Bagaimana?”
“hmm”
“jebal oppa, yang ikhlas dong!”
“NE!” oppa berteriak tepat di telingaku yang membuatku spontan menutupnya.
Tiba-tiba..............
“Aaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrggggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhh...............!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Jaejoong oppa segera menepikan mobil dan kami berdua turun menghampiri namja yang hampir kami  tabrak tadi.
“Ya! Kau tidak apa-apa?” tanya oppa padanya.
“Ne, gwenchanayo,” namja itu langsung berlari dan menghilang.
Aneh sekali namja itu. Padahal kami ingin menolongnya. Dan sepertinya... ah tidak tidak. Aku menatap Jaejoong oppa yang ternyata sedari tadi masih memandangi namja itu. Pandangannya benar-benar tajam dan matanya mengikuti arah namja itu berlari hingga namja itu menghilang, aku pikir sepertinya ia mengenal namja itu.
“Oppa? Oppa?”
Jaejoong oppa tidak menjawab. Pandangannya masih saja tertuju ke arah namja itu menghilang.
“Ya! Oppa!” aku sedikit mengagetkannya.
“Eh? Wae?” sontak oppa kaget.
“Oppa mengenal namja itu?” tanyaku penasaran.
“Ah ani ani. Kajja kita lanjutkan perjalanan saja,” perintah oppa sambil merangkulku kembali naik mobil.
Oppa menyalakan mesin mobil. Ia kembali termenung.
“Oppa? Wae? Kau sakit?”
“Aniya...”
“Kalau oppa sakit, kita pulang saja oppa. Mungkin kau kelelahan setelah semalam kerja lembur.”
“Kau tidak apa-apa kalau kita pulang? Lalu bagaimana dengan...”
“Ya, oppa. Kesehatanmu lebih penting. Gwenchanayo. Kita pulang saja.” Aku tersenyum padanya.
“Arrasseo. Bagaimana kalau kita makan dulu?”
“Tidak usah oppa. Kita beli bahan makanan saja. Nanti biar aku yang memasakkannya untukmu.”
“Baiklah, kita pulang.”
Akhirnya kami memutuskan untuk menunda rencana hari ini. Tidak masalah buatku karena kesehatan Jaejoong oppa jauh lebih penting. Kami mampir di sebuah minimarket kecil. Aku turun dan segera masuk untuk membeli makanan kaleng yang cepat saji dan beberapa kaleng soda.
“Oppa istirahatlah. Nanti aku bangunkan kalau makanan sudah siap.”
“Ne. Jangan nyalakan api terlalu besar!”
“Ne.”
Oppa tidur di sofa ruang keluarga, sementara aku menyiapkan makanan untuknya. Yah~ aku memang mahir memasak. Kalau oppa pulang telat atau sakit, aku yang menggantikannya mengurus rumah. Benar-benar calon ibu yang baik, bukan? Setengah jam kemudian aku sudah selesai memasak. Aku berniat membangunkan Jaejoong oppa, namun kuurungkan niatku ketika aku melihatnya tengah pulas tertidur. Aku tidak berani mengganggu tidur manisnya. Sangat jarang oppa bisa tidur sepulas ini. Akhirnya kuputuskan untuk makan sendirian. Setelah makan aku meletakkan sisa makanan di kulkas.
Aku membuka laptopku. Mengecek e-mail. Tapi seperti biasanya, nihil. Tidak ada pesan baru yang masuk. Lalu kuputuskan untuk melanjutkan menulis novel terbaruku sambil memutar lagu-lagu favoritku.

--~~~--
“Kau kembali?”
“Aniya. Aku diusir.”
“Berapa lama?”
“5 tahun. Sejak tahun lalu.”
“Waeyo?”
“Aku berulah lagi.”
“Wae?”
“Aish~ aku sudah tidak tahan, Sunbaenim. Aku ingin...”
“Ne ne. Aku mengerti maksudmu. Tapi apa tujuanmu sebenarnya?”
“Itu... Aku tidak bisa mengatakannya padamu. Tapi aku yakin suatu saat kau pasti mengerti.”

--~~~--


-to be continued-

Senin, 23 Januari 2012

Reminiscene - Super Junior K.R.Y


Romanization

boiji anh-ni naye dwiie sumeoseo barameul pihae jameul ja-go it-janha
ttatteuthan haessal naeryeo-omyeon kkael-kkeoya jo-geumman gidaryeo

kyeoulomyeoneun uri du-riseo hangsang wah-sseot-deon badatka
shirin baramkwah hayan padoneun yejeon geudaero yeot-jiman
naye gyeoteseo jaejal-keorideon neoye hae-malgdeon geumoseub
ijen chajeul su eopt-ke dweheosseo

amudo eom-neun gyeoulye badatka neomuna seulpeoboinda-go
uri-ga pada gyeoteseo chinguga dweh-ja-go
nae deunge sumeo barameul pihal ttae ni cha-geun gidoreul deu-reot-ji
eonjena neoye gyeote uri hangsang hamkke hae talla-go

keochin pado-ga nae-ge mu-reot-ji
waeh honjaman on geonya-go neon eodi-l ka-nnya-go

boiji anh-ni naye dwiie sumeoseo barameul pihae jameul ja-go it-janha
ttatteuthan haessal naeryeo-omyeon kkael-kkeoya jo-geumman gidaryeo
tashineun neoreul bol su eopseul keoraneun yaegireul chama hal sun eop-seosseo
hajiman nado mollae heu-llin nun-mul deul-gin geoya

keunyeol jeoldaero chajeul su eopt-da-go
nareul seuchyeo-gat-deon barami marhae-nnabwah
eodi-l-kado keunyeo moseub bol suga eopt-da-go
nae-ge marhae-nnabwah eodi-l-ka-nnya-go ma-reul hara-go
jakkuman jaechokhadeon bada-ga kyeol-kugen nacheoreom nun-mu-ri dwehkoya marasseo

hayahke naerin badaye nun-mu-llo ni moseummandeu-reo
keu gyeoteseo nuwo ne ireumeul bu-lleobwah-sseo hokshi neo bol-kkabwah

no-gabeoril-kka keokjeon-gi dwaeh-nnabwah haessa-reul karin gureum tteonajiranh-janha

*neo-yeom-neun bada nun-mu-lloman sal-ket-ji geochi-reun pado nareul won-mang-hamyeonseo
neo eobshi honja chajaoji malla-go neol deryeo-ora-go

ni moseub bol su eopt-da haedo nan ara
naebo-re daheun hayan hambannun chokchokhan neoye ibmajchumkwah nun-mu-riraneun geol

* repeat

English Translation

Can’t you see – she is behind me
Avoiding the wind and fast asleep
When the warm sunlight falls, she will wake, just wait a little bit

When winter came, we always went to the seaside
The cold wind and the white waves are the same as before but
Your bright and cheery nature that chattered next to me
Is now nowhere to be found

You said that the winter sea, that had no visitors, looked so sad
And said that we should stay with it and be the sea’s friend
When you hid behind me to avoid the wind, I heard your small prayer
Asking for us to always be together by your side

The rough waves asked me
Why did I come alone and where you were

Can’t you see – she is behind me
Avoiding the wind and fast asleep
When the warm sunlight falls, she will wake, just wait a little bit
I couldn’t bear to say that I can’t ever see you again
But without knowing, my shedding tears have been caught

Music Song Lyrics @ www.liriklagulyrics.com
I guess the passing wind told me that I can’t ever find her again
No matter where I go, I can’t find her
I guess the ocean spoke to me and asked me where she went
The ocean kept asking and eventually, it became tears like me

With the white tears that the ocean sent, I made your image
I lay by it and called out your name, in case you see

I guess the clouds were worried that it would melt -
The clouds covering the sun aren’t leaving

* An ocean without you will live just as tears
The rough waves, also despising me
Telling me not to come without you, tell me to bring you there

Even if I say I can’t see you, I know
The white snowflakes on my cheek,
Are actually your wet kiss and tears

* repeat


Jumat, 18 November 2011

My Sweet Seventeen

My Sweet Seventeen... i never thought that my sweet seventeen would be such a great moment, i thought it would be the worst one, because my mom couldn't be home and accompanied me when i had my seventeenth birthday.. but it turned out, IT WAS GREAT! yeah, it became great because of my friends.. i did thank Allah for giving me such a great people like them ^^







my 2nd birthday cake from best pals :9


thank Allah... i do thank Allah for giving me such best friends like them ^^
and thank to all my friends, i love you ^^

Sabtu, 08 Oktober 2011

HAN SARAMMANEUL - Super Junior K.R.Y

[Kyuhyun]
Eonjebuteo yeohtneunji ijeosseoyo
Naega wae ireoneunji nan moreujyo

[RyeoWook]
Harun gilgiman hago ddeut-I eobneunde
Eoddeohge ddo achimi oneun geonji
Nan moreujyo

[YeSung]
Eojjeol soga eobseoyo amugeotdo mothago
I deodin shiganeul jikyeobwahtjyo
Eodi-e ihtneunji mu-eoseul haneunji
Ojikhan saram maneul saenggakhago ihtgi-e

[Kyuhyun]
Ijae seoneun an doeneungeol nan arayo
Saranghalsu eobdaneungeol algo ihtjyo
Naui seotun gobaeki geudaereuldeo apeugehal ppuniraneungeol nan arayo algo ihtjyo
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/s/super_junior/han_sarammaneul.html ]
[RyeoWook]
Geureon jeul almyeon seodo (almyeon seodo)
Eojjeol suga eobneyo (eobseoyo)
Geujeo geumoreubman ddeo-oreujyo

[YeSung]
Do nuneul gamado dashi nuneul deodo

[RyeoWook]
Ojikhan saram maneul saenggakhago ihtgi-e

[Kyuhyun]
Hansun gando jiulsu eobneun geumoseubeul (nan oneuldo eonjerado)

[YeSung]
Nan geujeo nan geudaemaneul

[YeSung & Kyuhyun]
Saenggakhajyo

[RyeoWook]
Eojjeol suga eobseoyo amugeotdo mothago

[YeSung]
I deodin shiganeul shikyeobojyo

[Kyuhyun]
Eodi-e ihtdeunji mu-eoseul hadeunji
Ojikhan saram maneul saranghago ihtgi-e

[YeSung]
Ojikhan saram maneul nan saenggakhago ihtjyo

More lyrics: http://www.lyricsmode.com/lyrics/s/super_junior/#share


TRANSLATION

I forget when it started
I don't know why I'm like this
A day seems so long and doesn't seem to have an end
How does another morning come? I don't know

I can't do anything while not doing anything
I look at the slow time
Where are you? What are you doing?
Because I only think of one person

I shouldn't be doing this, I know
I know that I can't love you
My confession will make you go through more pain
I know, I know

Even though I knew (I knew)
I can't do anything (can't)
I can only think of you
If I close my two eyes or open them again
I can only think of on eperson

The memory I can't erase for one second (even today)
I just think of you

I can't do anything while not doing anything
I look at the slow time
Where are you? What are you doing?
Because I only think of one person
Because I think of that one person



Kamis, 25 Agustus 2011

IT HAS TO BE YOU ^ Yesung of Super Junior

~Korean~

Oneuldo nae gieogeul ddarahaemeda
I gil kkeuteseo seoseongineun na
Dashin bol sudo eomneun niga nareul butjaba
Naneun tto I gireul mutneunda
Neol bogo swibdago Tto ango swibdago
Jeo haneulbomyeo gidohaneun nal
Niga animyeon andwae
Neo eobshin nan andwae
Na ireohke haru handareul tto illyeoneul
Na apado joha, nae mam dachyeodo joha nan
Geurae nan neo hanaman saranghanikka
Na dubeon dashineun bonael su eopdago
Na neoreul ittgo salsun eopdago~
Niga animyeon andwae
Neo eobshin nan andwae
Na ireohke haru handareul tto illyeoneul
Na apado joha, nae mam dachyeodo joha nan
Geurae nan neo hanaman saranghanikka
Nae meongdeun gaseumi, neol chajaorago
Sorichyeo boreunda, u woo
Neon eodinneungeoni, naui moksori deulliji anni
Naegeneun~
Na dashi sarado myeot boneul ttaeonado
Harudo niga eobshi salsu eobneun na
Naega jikyeojul saram, Naega saranghal saram nan
Geurae nan neo hanaman chungbuhanikka
Neo hanaman saranghanikka


~English Translation~

Even today I wander in my memory
I’m passing around on the end of this way
You’re still holding me tightly, eventhough I can’t see you anymore
I’m losing my way again
I’m praying to the sky I want see you and hold you more
That I want to see you and hold you more
It can’t be if it’s not you
I can’t be without you
It’s okay if I’m hurt for a day and a year like this
It’s fine even my heart hurts
Yes because I’m just in love with you
I cannot send you away one more time
I can’t live without you
It can’t be if it’s not you
I can’t be without you
It’s okay if I’m hurt for a day and a year like this
It’s fine even my heart hurts
Yes because I’m just in love with you
My bruised heart
Is screaming to me to find you
Where are you?
Can’t you hear my voice?
To me
If I live my life again
If I’m born over and over again
I can’t live without you for a day
You’re the one I will keep
You’re the one I will love
I’m... yes because I’m happy enough
If I could be with you



the last about 13 :)

HALO 13 
13? 13 angka sial?
Tidak. 13 bukan angka sial. Justru 13 adalah angka yang bagus buat aku.
13...
Aku masih mengenang semua tentang 13. 13 kembali mengingatkanku pada sosokmu  . dan lagi-lagi air mataku ingin sekali menetes. Aku sayang kamu :’)
Kamu...
Kamu yang nggak pernah inget 13, yang harus selalu aku ingatkan seperti ini, “sayang, inget nggak hari ini tanggal berapa?”. Dengan polosnya kamu jawab, “emm nggak tau, (ngeluarin hp lihat kalender). Tanggal 13 yang. Kenapa emangnya?” . senyum kecil berkembang dari bibirku. Aku genggam tanganmu, aku cubit pipimu, aku gelitikin pinggangmu, dan, “inget 13 Oktober yang?”. Lagi-lagi kamu cuman, “emm apa sih yang?”. Aku cukup kesal. Tapi karena wajahmu yang sejuk lagilagi aku cuman bisa bergelayut manja di pelukanmu. “oh tanggal jadian ya yang?” kamu akhirnya paham, aku mengangguk.
Memori itu...
Demi apapun aku nggak bisa kalo harus menghapusnya. 13 terlalu indah buat aku. Sebab ada kamu. Kamu yang mengisi hari-hariku. Kamu yang selalu ada di hatiku.
12 Juli 2011...
“sayang, inget nggak besok tanggal berapa?”
“inget dong yang, tanggal 13 kan?”
“kok tumben inget?”
“inget dong ”
Juli...
Bulan pertama dan terakhir kamu inget angka 13. Aku bahagia, tapi lebih banyak duka. Bulan Juli kamu dan aku berpisah.
2010-13-10
Angka-angka itu tertulis rapi di helm kamu. Sampai sekarang pun aku masih sering melihatnya. Aku nggak tau kenapa angka itu masih ada di helm kamu. Entah karena kamu lupa atau nggak ada waktu buat nyopot kali ya? 
10 bulan yang lalu, aku dan kamu memulai kisah baru. Emm... bahagia banget rasanya waktu itu.
Sekarang...
Rasanya beda banget. Udah nggak ada kamu lagi. Kamu yang tiap hari bikin hpku bergetar karena smsmu, kamu yang seneng banget cubit pipiku, kamu yang demen banget panggil aku “mbemndud” , kamu yang selalu minjemin aku dada kamu yang bidang buat tak sandarin, dan kamu yang selalu aku kasih ucapan “aku sayang kamu”.
Sekarang benerbener nggak ada itu semuanya. Dan aku benerbener ngerasain sepi yang terlalu sepi. Ya. Aku kesepian, aku benerbener kesepian. Demi Tuhan, aku benerbener dijauhi semua orang ketika kamu menghilang.
Kamu...
Setega itukah kamu?
Enggak kan?
Kamu kan baik banget.
Biar orang bilang kamu udah banyak nyakitin aku, tapi buat aku itu cuman ujian biasa. Ujian luar biasa kan Cuma dari Tuhan datangnya.
Balik dong.
Bales sms aku. Aku cuman pengen ucapin “selamat menikmati tanggal 13”. Gitu aja kok. Ya?
Aku sayang kamu 
FIRLIE ABRAR YUDHANTA
Namamu.
Namamu yang sampai sekarang masih saja bernaung di jiwaku.
Nggak percaya?
Kamu boleh kok belah dadaku, dan tanya hatiku 
Aku sayang kamu 
Kayaknya aku memang agak berlebihan. Tapi inilah aku.
Aku dosa ya?
Aku dosa kalo ngangenin kamu?
Kamu tau?
Aku jadi seperti menghukum diriku sendiri. Aku melarang diriku sendiri buat enggak main cintacintaan lagi sama lakilaki lain. Aku melarang diriku sendiri buat nggak berpaling dari kamu. Aku menuntut diriku sendiri buat selalu inget sama kamu.
Jujur, aku juga nggak tau apa yang menjadi jalan pikiranku.
Tapi yang jelas...
Aku sayang kamu 
Tak pernah aku bermaksud mengusikmu
Mengganggu setiap ketentraman hidupmu
Hanya tak mudah bagiku lupakanmu
Dan pergi menjauh
Beri sedikit waktu
Agar ku terbiasa
Bernafas tanpamu
Tibatiba aku inget lagu itu. Kok pas banget ya? Aku kenal lagu itu dari mantan pacarku. Waktu PCPT dulu pas aku kelas X aku nitip hp ke dia, eh pas tak ambil tautau udah ada lagu itu. Nakal ya mantanku? Hihi
*davy peace v
Tapi mungkin sekarang lebih pas kalo aku nyanyiin lagu itu buat kamu.
Ya.
Aku merasa bersalah, bahkan berdosa.
Aku terlalu sayang sama kamu, sampai sebegini sulitnya nglupain kamu. Sampai kamu bilang, “aku pengen kamu lupain aku” ternyata nggak gampang. Kamu tau kenapa?
Kamu inget kejadian 16 Juni 2011?
Kamu ukir hatiku dengan bukti sayangmu. Ukiran. Ya, ukiran. Ukiran itu seperti pahatan. Sulit diubah apalagi dihilangkan (menurutku).
Dan ternyata itulah kesalahan terbesarmu.
Kamu bikin aku nggak berdaya. Kamu bikin aku takluk.
Kamu hebat!
Aku sayang kamu 
Kapan lagi kutulis untukmu
Tulisan tulisan indahku yang dulu pernah warnai dunia
Puisi terindahku hanya untukmu
Mungkinkah kau kan kembali lagi
Menemaniku menulis lagi
Kita arungi bersama
Puisi terindahku hanya untukmu
Ya.
Aku nulisnulis kayak gini cuman karena kamu. Kalo keinget kamu, aku nulis kayak gini. Semua tulisanku terinspirasi dari kamu!
Aku sayang kamu 
JUJUR
Aku lelah. Tapi aku nyoba buat bertahan. Aku nggak tau harus ngadu sama siapa lagi selain sama Tuhan. Sebab udah nggak ada lagi yang bisa aku ajak ngobrol. Kalo dulu kan ada kamu, jadi serba enak. Sekarang? Aku benerbener sendirian. Dulu kamu nyata. Tapi sekarang kamu cuma bayangan  tapi kamu tetap di hatiku 
Dan ini lagu terakhir...
Saat kubuka buku yang telah berdebu
Tentang semua masa lalu
Di dalam hidupku
Kutemukan potret dirimu
Kekasihku
Kuterbayang semua tawa dan candamu
Saat kita masih bersama jalin ikatan cinta
Kini kau tak di sisiku lagi
Kau telah pergi
Hampa...
Rasa...
Karena tanpa cintamu lagi
Mengapa ini harus terjadi
Kini sendiri
Andaikan ku bisa memilikimu lagi
Takkan kubiarkan kau pergi tuk kedua kali
Sulit ku untuk melupakanmu
Karena hanyalah wajahmu
Yang selalu terbayang olehku
Setiap waktu
Meskipun kita telah berpisah
Ku masih berharap kau kembali
Di pelukku
Terakhir di posting ini aku mau bilang...
AKU SAYANG KAMU 
August 13th, 2011
Memorizing on October 13th, 2011

Jumat, 29 Juli 2011

A DAY TO REMEMBER :')

A DAY TO REMEMBER …
06 Oktober 2010 … aku mengenalmu , aku mengagumimu , aku dapat nomor ponselmu , aku menghubungimu tanpa sengaja , kau mengirim pesan untukku , kita smsan , kau meresponku , kau perhatian , kau menyenangkan , dan aku bahagia 
13 Oktober 2010 … aku menyatakan perasaan sayangku padamu tanpa mengharap apapun darimu , kau memintaku untuk jadi kekasihmu , aku menerimamu , kita resmi menjadi sepasang kekasih , dan aku makin bahagia 
15 Januari 2011 … kau kepergok jalan berdua bersama perempuan lain , aku tak bisa menahan emosi , kau mengakhiri hubungan kita , aku terluka sejadi-jadinya 
16 Januari 2011 … kau memintaku untuk kembali padamu , aku sangat bahagia dapat kembali padamu 
20 Februari 2011 … kau mengulang kesalahan yang sama , namun emosiku masih bisa kutahan , dan kita masih bersama walaupun aku tak dapat semudah itu mempercayaimu 
26 Maret 2011 … kita terlibat satu konflik dengan seseorang yang ternyata adalah perempuanmu selain aku , kita bertengkar hebat , kau tak dapat berkata apa-apa , aku bertengkar hebat dengan perempuan tak punya harga diri itu , kau hanya diam , akhirnya kita berbaikan , dank au meminta maaf padaku 
12 Mei 2011 … kau berdoa agar Tuhan selalu menyatukan aku dan kamu 
16 Juni 2011 … kau meminta maaf padaku untuk kesalahanmu selama tiga hari sebelumnya , pertama kali kau memberanikan diri untuk melakukan sesuatu yang aku anggap sebagai tanda cintamu padaku , aku tak tahu harus bahagia atau malah berduka 
18 Juli 2011 … terakhir kali kita bertemu di tahun ajaran lama , kita berpisah karena kau akan pulang ke kotamu , kau tak sempat berucap kata perpisahan , kau hanya memberiku tanda itu lagi , namun aku tetap tersenyum karena aku yakin kau akan kembali untukku 
19 Juli 2011 … pertama kalinya kau mengucapkan bahwa kau tak akan pergi dariku , aku makin bahagia dan makin mencintaimu 
Minggu pertama liburan sekolah … komunikasi kita masih berjalan sangat normal , dan kita masih dalam fase bahagia …
Minggu kedua liburan sekolah … kau mulai berucap yang tidak kuinginkan , namun akhirnya bisa kau sangkal …
Minggu terakhir liburan … kau mulai jarang mengirimiku kabar , kau menghilang dengan begitu cepatnya …
16 Juli 2011 … seminggu kita bertemu di tahun ajaran baru , namun tak sekalipun kita bertegur sapa , tak sepatah kata pun terucap dari bibir manismu , aku rela menunggumu keluar dari jam 12.30 sampai dengan pukul 15.00 , hanya untuk menunggumu , hanya untuk melihatmu , tanpa berharap kau mengucap apapun , akhirnya berkat kegigihanku kau datang menghampiriku , kita berbicara sekitar 15 menit , dan kau memelukku untuk yang terakhir kalinya … aku sedikit lega 
21 Juli 2011 … kau menghilang lagi , ketika aku mendapati pesan darimu , kau malah mengakhiri semuanya , tanpa aku sempat berkata apapun , tanpa aku sempat mengucap selamat tinggal padamu , aku tak bisa menangis , aku sangat kecewa denganmu 
Sampai sekarang …
Aku benar-benar masih sangat menyayangimu , aku bahkan merindukanmu , sangat merindukanmu. Aku tak habis pikir , apa yang telah meracuni pikiranmu? Apa yang kau pikirkan saat ini? Aku tidak butuh cinta , yang aku butuhkan hanya seuntai kasih sayang tulus darimu. Dimana janji-janjimu itu? Aku bahkan tak sempat mengatakan apa-apa padamu. Kau pikir aku bodoh? Ini memang yang terbaik bagimu. Tapi maaf, ini adalah yang paling buruk untukku! Aku telah mati-matian mempertahankan ini semua demi kita. Aku telah mempercayaimu. Kau mungkin bukan yang pertama untukku, tapi aku selau berharap kau bisa menjadi yang terakhir dalam hidupku. Aku hanya tak rela dan tak ingin melihatmu bersama perempuan lain yang tak layak untukmu. Aku tahu kau diciptakan untuk menjadi seseorang yang baik. Aku tak ingin kau tersakiti. Sungguh …
Aku bisa tersenyum. Aku bisa tertawa dengan sangat lepas. Tapi tidakkah kau melihat duka dalam hatiku? Setiap ada kamu, bulir air mataku mendesak keluar, tapi aku melarang mereka. Aku tak mau terlihat lemah di hadapanmu.
Aku sudah lelah seperti ini. Aku ingin kau melihat ini. Entah bagaimana caranya.
Aku hanya ingin berbicara saja padamu. Jika saja aku diberi satu kesempatan saja untuk menjelaskan semuanya, semua ini tak akan pernah terjadi.
Kau tahu?
Aku benar-benar merindukanmu saat ini. Aku kembali menahan air mataku. Sangat sulit untuk menjatuhkan air mata demi kamu. Aku masih sangat mengharapkanmu. Apa aku salah melakukan ini?
31 Juli 2011 besok …
SELAMAT ULANG TAHUN … SEMOGA BAHAGIA DAN SEHAT SELALU …
Aku pernah berjanji akan memberimu hadiah di hari ulangtahunmu itu. Aku sangat ingin merealisasikannya. Tapi apa kau mau menerimanya? Maka aku berpikir lebih dalam lagi.
Biar aku simpan dalam memori.
Kau …
Terindah…
Dan akan selalu menjadi yang terindah…
Dalam hidupku…
Terimakasih untuk kasih yang kau berikan selama 9 bulan kebersamaan kita.
Kembalilah padaku jika kau ingin aku kembali padamu.
Jangan kau pikirkan aku akan pergi darimu.
Tidak…
Aku tidak akan pergi…
Aku tetap menunggumu dengan kesetiaanku…
Jika kau sempat membaca ini, aku sangat berterimakasih.

13 OKTOBER 2010 --- 21 JULI 2011
-ended-
A DAY TO REMEMBER